Jumat, 07 Oktober 2011

-ungkapan orang galau-

mataku, entah mengapa, selalu menatapmu
yang kutahu adalah
bukan suka, apalagi cinta

tapi kebenaran selalu membingungkan
karena kita tidak tahu kebenaran yang pasti
perasaan itu sangat sulit dimengerti

orang mudah untuk mengungkapkan perasaan
tapi jangan lupakan dunia yang hanya omong belaka
tatap matanya, maka kau akan mengerti

aku menatapmu, sahabatku
tapi dahulu, kau bukan.
dahulu kau adalah sebuah pelangi

memancarkan warna-warni murni.
ketika kutatap matamu,
aku tahu perasaanmu

tapi sayang, nilamu terlalu banyak
sehingga nilamu menjadi amat terang
dia yang disana, menjadi buta

redupkan nilamu, kawan
hidupkan warna yang lain.
sebab dia yang disana, menjadi buta.

dulu kau adalah pelangi
beberapa waktu yang lalu, kau adalah sahabat
dan sekarang, kurasa aku tidak tahu wujudmu.

dulu, kau tidak memancarkan harapan
beberapa waktu yang lalu, kau dan aku layaknya merpati
dan sekarang, aku tak berhati

bimbang, maksudku
hingga hati pun kacau dan terbagi
entah apa yang kupikirkan

ini adalah sebuah ungkapan galau
galau karena perasaan yang sebenarnya
dan perasaan itu pun aku tidak tahu pasti

ini kubuat menurut apa yang kurasa
tentang kepastian, aku pun tidak mengerti
perasaan sungguh sulit dipahami



originally made by me, @belbel. -ungkapan orang galau-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar